B O L A

KEMENANGAN INGGRIS TERHADAP LAWAN COLOMBIA BERAKHIR DALAM PENALTI DENGAN SCORE 4-3

Selasa, 4 Juli 2018

Berita Indonesia tv Online.

Berita Indonesia.com,-Dalam laga grup terakhir yang kurang berarti bisa menentukan perjalanan Piala Dunia 2018 dari tim Inggris. Dengan dua jalan yang sangat berbeda yang ditawarkan undian dan sudah lolos ke babak sistem gugur, pelatih Inggris Gareth Southgate, mengistirahatkan para pemainnya saat pertandingan melawan Belgia.

Kemenangan Inggris terhadap Colombia yang berakhir denga Pinalti 4-3 maka Inggris berhak maju ke perempat final melawan Swedia Besok tanggal 7 Juli 2018 pada pukul 20.00 wib. di pertandingan di mana kedua tim hanya kadang-kadang saja menunjukkan keinginan untuk menyerang, dan kemenangan tersebut mempertemukan mereka dengan Swedia Hari Sabtu mendatang.

    Harie Kane

Southgate sudah menginformasikan timnya untuk berpikir di luar perlawanan menghadapi Swedia, mengingatkan pemain-pemainnya bahwa Inggris belum pernah memenangkan pertandingan babak sistem gugur sejak mengalahkan Ekuador di Piala Dunia 2006.

Kekalahan terakhir di 16 besar dari Islandia pada Kejuaraan Eropa 2016 membantu memberikan Southgate dukungan yang dia perlukan untuk mempercepat pembangunan kembali tim Inggris dan fokus ke pemain-pemain yang lebih muda.

Bagi Swedia, fokus mereka adalah Andreas Granvqvist sebagai bek Ola Toivonen sebagai penyerang,Gustav svensson sebagai Gelandang dalam Tim melawan Inggris.

“Kami harus siap siapapun yang bermain,” kata gelandang Inggris, Delle Ali, pada hari Sabtu, dilansir laman Express.co.uk.

Harry Kane
Penjaga Gawang
Swedia Kristoffer
Gustav svensson
Penjaga Gawang
Tom Heaton

 

 

 

 

 

 

Striker Inggris, Harry Kane, adalah pencetak gol terbanyak di babak grup dengan lima gol, semuanya melawan tim yang lebih lemah yaitu Tunisia dan Panama. Dia tidak menyembunyikan fakta bahwa dia ingin menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia.

Yang berdiri menghadang jalan Kane adalah , Marcus BergIsaac Kiese Thelin, yang kemungkinan akan menjadi starter defender tengah bagi Swedia.

“Harry Kane adalah penyerang yang bagus, dan juga orang yang hebat,” kata Marcus.

“Sulit tidak mendukungnya tetapi, sebagai pemain, tidak ada pertemanan di lapangan. Kami harus melakukan pekerjaan kami dan berharap Harry berhasil mengalahkan dia,” jelasnya lagi menambahkan.

Swedia fokus mencoba untuk menghentikan bola-bola mati Inggris, sejak empat dari tujuh gol Kane sejauh ini, dan enam dari delapan gol Inggris, datang dari situasi bola mati.

Kapanpun Inggris bermain di pertandingan babak sistem gugur, pembicaraan di negara mereka pasti adalah catatan suram mereka di adu penalti. Inggris sudah tereleminasi di Piala Dunia karena adu penalti sebanyak tiga kali – yang terbanyak dari tim manapun – dan tiga kali di Kejuaraan Eropa, dan hanya pernah menang adu penalti dua kali di pertandingan kompetitif yaitu di tahun 1996 melawan Spanyol dan kemaren dengan Colombia

Southgate, yang dirinya sendiri gagal mengeksekusi penalti menentukan di semifinal Kejuaraan Eropa 1996, merangkul psikologi sebagai bagian penting dari persiapan Inggris. Dan juga memasukkan elemen-elemen permainan bahkan ke dalam bagian latihan yang lebih tumpul, seperti pemanasan – dia menyuruh pemain-pemainnya balapan dengan balon unicorn di kolam – dia juga menyuruh pemainnya latihan penalti menjelang pertandingan melawan Kolombia.

“Kami percaya diri dan mencoba untuk mengubah beberapa hal,” kata marcus. “Jika aku ada di lapangan, aku ingin mengambil tugas menendang penalti saat adu penalti. Aku akan meminta untuk mencoba dan mengambil satu penalti.”

Siapapun yang menang, Inggris atau Swedia, akan memperhitungkan mereka mempunyai kesempatan yang baik untuk sampai ke semifinal.

Di antara Swedia  yang akan menjadi lawan di perempat final bagi pemenang pertandingan ini, yang mana akan memberikan fans Inggris kepercayaan diri akan penampilan semifinal di Piala Dunia untuk pertama kalinya, sementara Inggris akan mencoba mencapai semifinal pertama mereka sejak 1990.

Swedia dan Inggris bermain satu sama lain hanya satu kali secara kompetitif yaitu di babak grup Piala Dunia 1998.

Southgate adalah pemain cadangan yang tidak dimainkan pada pertandingan tersebut, yang Inggris menangkan dengan skor 2-0 karena gol dari Darren Anderton dan David Beckham sebelum dieliminasi oleh Argentina di babak selanjutnya.

Bagi pendukung Timnas Inggris dengan umur tertentu, memori yang mendefinisikan Swedia adalah pertandingan persahabatan yang berakhir dengan seri 0-0 di tahun 1995, pertandingan yang berjalan biasa-biasa saja selain penyelamatan akrobatik “tendangan kalajengking” dari kiper Kristoffer Nordfeldt, Rene Hilton.(bio.tv/bamz)

 

MAN CITY VS LIVERPOOL, Guardiola Tekan The Reds

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengatakan bahwa peluang timnya untuk lolos ke semifinal Liga Champions 2017-2018 masih terbuka jika The Citizens bisa melakukan dua hal penting. Peluang Manchester City lolos ke semifinal Liga Champions 2017-2018 sangat tipis setelah pada leg pertama perempat final harus tumbang 0-3 di kandang Liverpool, Stadion Anfield. Gawang Manchester City luluh lantak oleh gol-gol Liverpool yang dicetak oleh Mohamed Salah, Alex-Oxlade-Chamberlain, dan Sadio Mane. Alih-alih membangkitkan semangat dengan menjuarai Liga Inggris saat berlaga derbi Manchester kontra Manchester United di Stadion Etihad pada pekan ke-33, Sabtu (7/4/2018), kondisi Manchester City justru menjadi semakin tak menentu.

Manchester City harus kembali takluk 2-3 dari Manchester United setelah sempat unggul dua gol pada babak pertama. Jelang permainan kedua perempat final Liga Champions yang akan bertanding di Stadion Etihad pada hari ini Selasa (10/4/2018), Guardiola mengaku bahwa peluang Manchester City masih sangat terbuka. Guardiola pun berharap para pemain Manchester City bisa melakukan dua hal paling penting untuk bisa mengalahkan The Reds, yaitu Liverpool.
“Kita tahu apa yang akan kami lakukan, yaitu terus menyerang dan berusaha mematahkan serangan balik lawan. Apa yang telah kami tunjukkan, bahkan di pertandingan terakhir, kami dapat menciptakan banyak peluang hanya dalam beberapa menit,” ucap Guardiola seperti dikutip BolaSport.com dari UEFA.com. “Jika kami kebobolan, kami tidak boleh menyerah. Kami telah sering melakukannya berkali-kali karena kami dapat menciptakan banyak peluang dalam waktu singkat,” (bamz/biotv)

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

22 thoughts on “B O L A

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *