PRADUGA COLOMBIA VS INGGERIS

BAGAIMANA Inggris Hadapi Kolombia PAGI INI
04 Jul. 2018 00:12

Berita Indonesia tv Online.

Dalam laga grup terakhir yang kurang berarti bisa menentukan perjalanan Piala Dunia 2018 dari tim Inggris. Dengan dua jalan yang sangat berbeda yang ditawarkan undian dan sudah lolos ke babak sistem gugur, pelatih Inggris Gareth Southgate, mengistirahatkan para pemainnya saat pertandingan melawan Belgia.

Inggris kalah 1-0 di pertandingan di mana kedua tim hanya kadang-kadang saja menunjukkan keinginan untuk menyerang, dan kekalahan tersebut mempertemukan mereka dengan Kolombia di ronde kedua, tetapi jalan yang lebih mudah setelah itu. Belgia bertemu tim Jepang yang dinilai secara luas lebih lemah, tetapi potensi pertemuan perempat final dengan Brasil.

    Harie Kane

Southgate sudah menginformasikan timnya untuk berpikir di luar perlawanan menghadapi Kolombia, mengingatkan pemain-pemainnya bahwa Inggris belum pernah memenangkan pertandingan babak sistem gugur sejak mengalahkan Ekuador di Piala Dunia 2006.

Kekalahan terakhir di 16 besar dari Islandia pada Kejuaraan Eropa 2016 membantu memberikan Southgate dukungan yang dia perlukan untuk mempercepat pembangunan kembali tim Inggris dan fokus ke pemain-pemain yang lebih muda.

Bagi Kolombia, fokus mereka adalah James Rodriguez, yang keluar karena cedera saat kemenangan 1-0 Kolombia atas Senegal pada hari Kamis dan absen berlatih di hari Jumat dan Sabtu.

Hasil pemindaian memperlihatkan dia mengalami pembekakan di betis kanannya – meski Federasi Sepakbola Kolombia mengatakan ototnya tidak robek. Pelatih Jose Pekerman telah mengatakan dia “sangat khawatir.”

“Kami harus siap siapapun yang bermain,” kata gelandang Inggris, Delle Ali, pada hari Sabtu, dilansir laman Express.co.uk.

Pemain Columbia

 

 

 

 

 

 

(Rodriguez) adalah sebuah ancaman dan kami menyadari itu, tetapi mereka punya skuad yang bagus,” katanya lagi.

Jika Kolombia harus bermain tanpa Rodriguez, itu artinya beban tambahan bagi pemain-pemain Kolombia seperti pemain sayap mereka Juan Cuadrado yang bermain untuk Juventus, dan gelandang River Plate, Juan Quintero. Ada juga pemahaman bahwa kedalaman dapat membantu Kolombia memenangkan pertandingan.

“Seperti yang ditunjukkan pada Piala Dunia ini, pertandingan-pertandingan dimenangkan dengan detil-detil,” ujar gelandang Carlos Sanchez pada hari Sabtu. “Ada tim-tim yang punya bintang-bintang kelas dunia, tetapi pada akhirnya mereka tidak bisa membuat perbedaan dengan hanya diri sendiri. Tim lah yang membuat perbedaan.”

Striker Inggris, Harry Kane, adalah pencetak gol terbanyak di babak grup dengan lima gol, semuanya melawan tim yang lebih lemah yaitu Tunisia dan Panama. Dia tidak menyembunyikan fakta bahwa dia ingin menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia.

Yang berdiri menghadang jalan Kane adalah rekan satu timnya di Tottenham Hotspur, Davinson Sanchez, yang kemungkinan akan menjadi starter defender tengah bagi Kolombia.

“Davinson adalah pemain yang bagus, dan juga orang yang hebat,” kata Alli.

“Sulit tidak mendukungnya tetapi, sebagai pemain, tidak ada pertemanan di lapangan. Kami harus melakukan pekerjaan kami dan berharap Harry berhasil mengalahkan dia,” jelasnya lagi menambahkan.

Kolombia fokus mencoba untuk menghentikan bola-bola mati Inggris, sejak empat dari lima gol Kane sejauh ini, dan enam dari delapan gol Inggris, datang dari situasi bola mati. Southgate telah mempelajari dari olahraga lain seperti basket dan American football untuk wawasan bagaimana pemain dapat menipu lawan saat tendangan bebas atau tendangan sudut.

Kapanpun Inggris bermain di pertandingan babak sistem gugur, pembicaraan di negara mereka pasti adalah catatan suram mereka di adu penalti. Inggris sudah tereleminasi di Piala Dunia karena adu penalti sebanyak tiga kali – yang terbanyak dari tim manapun – dan tiga kali di Kejuaraan Eropa, dan hanya pernah menang adu penalti satu kali di pertandingan kompetitif yaitu di tahun 1996 melawan Spanyol.

Southgate, yang dirinya sendiri gagal mengeksekusi penalti menentukan di semifinal Kejuaraan Eropa 1996, merangkul psikologi sebagai bagian penting dari persiapan Inggris. Dan juga memasukkan elemen-elemen permainan bahkan ke dalam bagian latihan yang lebih tumpul, seperti pemanasan – dia menyuruh pemain-pemainnya balapan dengan balon unicorn di kolam – dia juga menyuruh pemainnya latihan penalti menjelang pertandingan melawan Kolombia.

“Kami percaya diri dan mencoba untuk mengubah beberapa hal,” kata Alli. “Jika aku ada di lapangan, aku ingin mengambil tugas menendang penalti saat adu penalti. Aku akan meminta untuk mencoba dan mengambil satu penalti.”

Siapapun yang menang, Inggris atau Kolombia, akan memperhitungkan mereka mempunyai kesempatan yang baik untuk sampai ke semifinal.

Di antara Swedia atau Swiss yang akan menjadi lawan di perempat final bagi pemenang pertandingan ini, yang mana akan memberikan fans Kolombia kepercayaan diri akan penampilan semifinal di Piala Dunia untuk pertama kalinya, sementara Inggris akan mencoba mencapai semifinal pertama mereka sejak 1990.

Kolombia dan Inggris bermain satu sama lain hanya satu kali secara kompetitif yaitu di babak grup Piala Dunia 1998.

Southgate adalah pemain cadangan yang tidak dimainkan pada pertandingan tersebut, yang Inggris menangkan dengan skor 2-0 karena gol dari Darren Anderton dan David Beckham sebelum dieliminasi oleh Argentina di babak selanjutnya.

Bagi pendukung Timnas Inggris dengan umur tertentu, memori yang mendefinisikan Kolombia adalah pertandingan persahabatan yang berakhir dengan seri 0-0 di tahun 1995, pertandingan yang berjalan biasa-biasa saja selain penyelamatan akrobatik “tendangan kalajengking” dari kiper Kolombia, Rene Higuita.(bio.tv/bamz)

 

14 thoughts on “PRADUGA COLOMBIA VS INGGERIS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *