ISTERI USTADZ MAULANA SELAMA 7 TAHUN MENGIDAP KANKER USUS

INILAH MAKANAN PENYEBAB KANKER USUS YG DIDERITA ISTERI USTADZ MAULANA UTK DI SIMAK BAGI PARA IBU RUMAH TANGGA UTK KONSUMSI KELUARGA.

Kesedihan Ustadz Maulana saat ditinggal isteri Tercinta

Beeita indonesia.com,-Kabar duka datang dari Ustadz Muhammad Nur Maulana yang memiliki¬† ‘jamaah ohh jamaah’.
Pasalnya, istri Ustaz Maulana, Hajah Nur Aliyah Ibnu Hajar baru saja meninggal dunia kemarin Minggu (20/1/2019) sore.
Istri Ustadz Maulana menghembuskan napas terakhirnya di RS Bhayangkara, Jalan Mappaoddang, Makassar, Sulawesi Selatan.
Kabar duka meninggalnya istri ustadz kondang ini diketahui pertama kali dari unggahan instagram Oki Setiana Dewi.
Sebelum meninggal, istri Ustadz Maulana sudah berkali-kali pindah rumah sakit untuk mengobati penyakit yang dideritanya.
Saat meninggal dunia, istri Ustadz Maulana pun sedang dalam perawatan dan masih menggunakan berbagai macam alat medis di tubuhnya.
Istri ustadz Maulana meninggal dunia’
Berdasarkan informasi salah satu tetangganya, istri Ustadz Maulana ini meninggal dunia karena menderita kanker usus.
Karena kanker usus itu Ustadz Maulana sempat akan membawa istrinya, Nuraliyah Ibnu Hajar berobat hingga ke Malaysia kemarin, Senin (21/1/2019).
Sayangnya, Tuhan justru berkehendak lain untuk mengangkat penyakit istri Ustadz Maulana.
“Sakit kanker usus katanya. Itu-mi nah kurus sekali, itu sudah-mi beli tiket mau ke Malaysia, besok, operasi. Karena kalau di sini (Indonesia) katanya harus dibedah, kalau di Malaysia dilaser,” ujar tetangga almarhumah yang enggan disebutkan namanya dikutip dari Tribunnews.com.
Ustadz Maulana pun membenarkan bahwa istrinya memang menderita kanker usus sejak 7 tahun terakhir.
“Penyebab berpulangnya ke rahmatullah adalah penyakit kanker usus yang ditemukan di bulan September (2018) tapi sebenarnya katanya sudah tujuh tahun tapi baru ketahuan bulan September 2018,” kata Ustadz Nur Maulana.
Sebelum istri Ustadz Maulana, beberapa tokoh hiburan Indonesia meninggal dunia karena kanker usus dan masalah usus lainnya.
Kanker usus ini salah satu yang cukup mematikan jika penderitanya tak paham betul cara merawat dan mengatasi penyakitnya.
Bahkan kanker usus ini bisa saja menyerang siapa pun meski tak memiliki riwayat keluarga mengidap kanker usus.
Pasalnya, ada beberapa faktor seseorang menderita kanker usus, salah satunya makanan.
Jangan kira makanan yang terlihat sehat dan bukan kategori cepat saji tidak bisa menyebabkan kanker usus.

Salah satu Tabloid  tahun 2016 silam pernah menuliskan sebuah riset terbaru menemukan bahwa mengonsumsi makanan penyebab inflamasi atau peradangan bisa meningkatkan risiko tumbuhnya polip di usus besar.
Polip merupakan gumpalan kecil sel-sel atau disebut adenoma dan bisa menjadi cikal bakal munculnya kanker usus besar.
Ahli epidemiologi di Universitas Emory, Georgia, Robert Bostick, mengungkapkan, makanan yang paling tinggi peradangan adalah daging merah dan daging olahan.
Kemudian, makanan berlemak, termasuk susu berlemak, juga bersifat pro-inflamasi.
Pastinya Moms tak akan mengira makanan sejenis daging merah, daging olahan dan susu menjadi penyebab kanker usus.
Pada 2015 lalu, World Health Organization (WHO) juga menganggap sosis adalah salah satu makanan yang memiliki dampak buruk bagi kesehatan.
Jauh sebelum WHO menyatakan hal tersebut, seorang ilmuwan di Queen’s University di Belfast juga mengatakan hal serupa.
Ilmuwan tersebut mengatakan sosis mengandung bahan kimia berbahaya yang menyebabkan penyakit kanker, khususnya sosis Inggris.
Meski menyoroti sosis Inggris, tetapi berbagai sosis dibuat dari bahan yang kurang higienis.
Bahkan beberapa pabrik pembuatan sosis mencampur bahan-bahan yang seharusnya tak boleh dicampurkan menjadi satu.
Selain sosis Inggris, sosis bratwurst yang merupakan sosis andalan masyarakat Indonesia ini juga berbahaya.
Sosis bratwurst mengandung bahan kimia yang berisiko tak jauh berbeda.
Karena itu, waktunya Moms memperhatikan segala asupan makan keluarga agar terhindar dari berbagai macam penyakit usus dan lainnya.(bamz.bio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *