SUNTIKAN VAKSIN KOSONG

Perawat Penyuntik Vaksin Kosong ke Pelajar di Pluit Ditangkap

Rabu,11 Agustus 2021 | 13:30 WIB
Oleh: Berita Indonesia.com

Jakarta, Berita indonesia.com- Polres Metro Jakarta Utara menangkap seorang perawat atau tenaga medis yang diduga menyuntikkan vaksin kosong kepada pelajar, di salah satu sekolah, di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, perkara ini bermula dari beredarnya rekaman video berisi seorang tenaga kesehatan berinisial EO menyuntikkan vaksin kosong kepada seorang pelajar, di salah satu sekolah, di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, tanggal 6 Agustus 2021 kemarin. Kemudian, video itu viral dan mendapatkan beragam tanggapan dari warganet.

Video ini beredar, dilakukan pendalaman oleh penyidik dan berhasil mengamankan saudara EO. Ia adalah tenaga kesehatan yang melakukan penyuntikan yang ada di video itu,” ujar Yusri, di Mapolres Jakarta Utara, Selasa (10/8/2021).

Dikatakan Yusri, video itu direkam orang tua dari penerima vaksin berinsial BLP. Ketika melihat suntikan yang diberikan kosong, orang tuanya langsung mengadu kepada penanggung jawab dari yayasan yang melaksanakan kegiatan vaksinasi.

“Kemudian dicek, kemudian diakui tidak ada isinya sehingga dilakukan vaksinasi kembali terhadap BLP,” ungkapnya.

Yusri menyampaikan, EO merupakan seorang perawat yang dimintai tolong melakukan vaksinasi. Karena memang, dalam kegiatan vaksinasi dibutuhkan relawan-relawan sebagai vaksinator.

“Tetapi namanya negara kita negara hukum, apapun kesalahan di situ ada aturan yang mengatur termasuk di dalamnya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang wabah penyakit menular. Setelah kami dalami, kita lakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, kami persangkakan Pasal 14 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular. Ancamannya adalah 1 tahun penjara,” katanya.

Menurut Yusri, penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk mengungkap motif atau latar belakang perawat itu menyuntikkan vaksin kosong.

“Motifnya seperti apa, apakah kemungkinan ada motif lain, nanti kita sampaikan. Ini masih berproses,” tandasnya.

Bamz/biotv.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *